Operasi Bibir Sumbing Gratis 14 oktober 2012 Kota Bima

Kota Bima, Kahaba.- Sebagai bentuk kepedulian organisasi Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kota Bima yang baru didirikan beberapa bulan yang lalu, rencananya tanggal 14 Oktober 2012 mendatang akan digelar kegiatan operasi bibir sumbing gratis yang dipusatkan di Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Kota Bima.

Kegiatan ini sebagai bentuk aktualisasi dan kepedulian BSMI terhadap masyarakat Bima dan sekitarnya. Ketua BSMI Kota Bima, dr. Arif Budiman, yang bertandang ke redaksi Kahaba (15/9) menjelaskan bahwa kegiatan ini didasari atas kepedulian kepada masyarakat yang menderita bibir sumbing. “Saat ini kami sedang mengidentifikasi masyarakat Bima, Dompu maupun di Sumbawa yang akan diberikan operasi gratis nantinya” ujarnya.

Ia menambahkan, tim operasi nantinya akan didatangkan dari Surabaya dan mereka adalah para dokter spesialis bibir sumbing. Mereka akan hadir dengan peralatan operasi lengkap. “Kami harapkan masyarakat penderita bibir sumbing dapat antusias terhadap kegiatan gratis ini, karena operasi bibir sumbing selain masih mahal biayanya dan perlu ke luar kota untuk bisa dilakukan operasi yang memuaskan,” paparnya.

Ketua panitia kegiatan, dr. Hidayat kepada Kahaba menjelaskan hal yang senada. Dia menambahkan, jika sudah terakomodir di atas 20 orang penderita bibir sumbing kegiatan ini akan tetap dilaksanakan. Saat ini kami terus menyebarkan informasi ke tiap sudut wilayah yang ada di pulau Sumbawa ini, agar masyarakat terutama penderita bibir sumbing dapat segera mendaftarkan dirinya.

Ia melanjutkan, sehari sebelum operasi, masyarakat yang telah terdaftar akan dilakukan general check up, untuk dinilai kelayakan bisa dioperasi atau tidak. “Operasi akan di gelar di RSU Muhammadiyah Kota Bima, 14 Oktober 2012 mendatang,” ujar Alumni Kedokteran Universitas Mataram itu.

Sebagai informasi awal dan pendaftaran operasi bibir sumbing dapat di hubungi panitia atas nama, dr. Hidayat (081917641261/085217108978) dan Edi Bahtiar, S.Km (085253417414). Syarat pendaftaran bagi dewasa hanya dengan fotokopi KTP saja sedangkan bagi anak-anak adalah fotokopi akta kelahiran dan umur minimal 3 bulan dalam keadaan sehat saat operasi.

Sumber